Jumat, 10 Juli 2026

Rapat Koordinasi dan Pembekelan Tim Penyusun RKPDesa Tahun 2027 dan Tim Verifikasi RKPDesa Tahun 2027

 


Jelijih Punggang, 10 Juli 2026 - Rapat Koordinasi, Pembahasan serta Pembekalan Tim Penyusun RKPDesa Tahun 2027 dan Tim Verifikasi RKPDesa Tahun 2027 Desa Jelijih Punggang, dilaksanakan di Kantor Perbekel Desa Jelijih Punggang yang di hadiri oleh Pemerintah Desa Jelijih Punggang, BPD dan anggota, TAPM Kabupaten Tabanan, PD dan PLD, serta dari unsur keterwakilan perempuan ( Kader KPM, Ketua TP PKK/Ketua RDS) dan LPM Desa Jelijih Punggang. 

Dalam kegiatan ini di bentuk PPKD serta TPK untuk pelaksanaan kegiatan nantinya, setelah itu dibuatkan SK sebagai acuan tim untuk bekerja. Dalam kesempatan ini yang di hadiri oleh TAPM Kabupaten Tabanan serta PD dan PLD dilaksanakan pembekalan TPK yang sudah terbentuk agar nantinya bisa memahami tufoksi dan bisa bekerja sama sebagai tim untuk bisa melaksanakan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan demi Desa Jelijih Punggang. 

Selasa, 09 Juni 2026

MMD dan Rembug Stunting Desa Jelijih Punggang


Jelijih Punggang, 10 Juni 2026 - Memasuki bulan Juni yaitu bulan di dimana siklus perencanaan Desa sudah dimulai, Desa Jelijih Punggang melaksanakan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) dan Rembug Stunting. Kegiatan ini dilaksanakan guna membahas hasil survey mawas diri (SMD) yang di lakukan oleh pihak kesehatan UPTD Puskesmas Pupuan II bersama kader kesehatan Desa Jelijih Punggang, kepala kewilayahan masing - masing banjar, kader KPM. Hasil dari kegiatan SMD tersebut di lakukan pengambilan sample di masing - masing banjar dinas Desa Jelijih Punggang terkait 6 indikator kesehatan di masyarakat. Kegiatan kedua adalah rembug stunting, kegiatan ini di fokuskan pembahasannya terkait dengan Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Angka Stunting di Desa Jelijih Punggang, kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2026, dan desa wajib melaksanakan kegiatan ini minimal 1 kali dalam setahun sebelum dilaksanakannya Musyawarah Desa Perencanaan Penyusunan RKPDesa Tahun berikutnya. Hasil usulan - usulan dari kegiatan rembug stunting ini nantinya akan di bawa pada saat Musyawarah Desa Perencanaan Penyusunan RKPDesa di bahas bersama BPD dan setelah di setujui nanti bisa masuk di draft RKPDesa dan outputnya nanti bisa di anggarkan dalam APBDesa.

Senin, 01 Juni 2026

Progress Pembangunan Fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kebon Padangan


Kebon Padangan, 2 Juni 2026 - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah program nasional untuk memperkuat ekonomi dari tingkat akar rumput dengan berbagai layanan terpadu. Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hadir di Desa Kebon Padangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali sebagai roda penggerak ekonomi kerakyatan. Dengan semangat gotong royong, progress pembangunan fisik, Kantor, Gerai dan Gudang sudah mulai berjalan, dengan melibatkan tenaga kerja lokal yang juga selau di monitoring oleh Bapak Babinsa serta Pemerintah Desa, di harapkan semuanya berjalan dengan lancar sehingga nantinya bisa mensejahterakan perekonomian masyarakat Desa Kebon Padangan sesuai dengan potensi yang ada di Desa Kebon Padangan. 

Unit usaha yang akan di gerakkan meliputi: Gerai Sembako, Gerai Pupuk Bersubsidi dan Gerai Gas LPG dan ke depannya akan di tambah sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat Desa Kebon Padangan. Kedepannya di harapkan semua masyarakat Desa Kebon Padangan akan ikut serta menjadi anggota untuk bersama-sama memajukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kebon Padangan sehingga masyarakat sejahtera.


Sabtu, 23 Mei 2026

Rapat Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDesa Giri Mandala

Jelijih Punggang 23 Mei 2026 - Rapat koordinasi dan peningkatan kapasitas pengurus BUMDesa merupakan pilar krusial untuk mengoptimalkan peran BUMDesa sebagai motor penggerak ekonomi desa dan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Rapat koordinasi dan peningkatan kapasitas pengurus BUMDesa Giri Mandala Jelijih Punggang ini di hadiri oleh Pendamping Desa (Koordinator Kecamatan Pupuan), Pendamping Lokal Desa, Pemerintah Desa Jelijih Punggang dan Pengurus BUMDesa Giri Mandala Jelijih Punggang. Adapun materi yang di bahas dalam kegiatan ini antara lain; Evaluasi sekaligus apresiasi terkait capaian hasil inputan data Pemeringkatan BUMDesa Tahun 2026, Strategi dan peluang usaha sesuai potensi Desa yang akan di kembangkan BUMDesa, Strategi Peningkatan Kapasitas Kinerja Karyawan/Pengelola BUMDesa agar mampu meningkatkan profit, serta evaluasi kegiatan Ketahanan Pangan Tahun 2025 agar berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini Direktur BUMDesa Giri Mandala Jelijih Punggang menyampaikan program - program kerja serta target - target yang ingin dicapai BUMDesa Giri mandala kedepannya sesuai dengan analisa kelayakan usaha yang sudah mereka susun, tidak lupa Direktur BUMDesa Giri Mandala Jelijih Punggang mengucapkan terima kasih atas pendampingan dari Pendamping Desa maupun Pendamping Lokal Desa yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Apresiasi juga di sampaikan oleh Pemerintah Desa Jelijih Punggang dalam hal ini melalui Bapak Perbekel Desa Jelijih Punggang atas kinerja serta capaian BUMDesa Giri Mandala yang setiap tahunnya bisa meningkatkan PADes nya.

Dengan kegiatan rapat koordinasi dan peningkatan kapasitas ini diharapkan kedepannya BUMDesa Giri Mandala semakin maju dan bisa meningkatkan PADes di tahun - tahun berikutnya.

Selasa, 05 Mei 2026

Pemanfaatan Dana Desa Melalui Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Jalan Usaha Tani

Pujungan, 5 Mei 2026 - Jalan Usaha Tani adalah infrastruktur prasarana transportasi pada kawasan perkebunan yang dibangun untuk memudahkan aksesibilitas, baik untuk mobilisasi, pengangkutan sarana produksi, maupun pengangkutan hasil panen dari lahan ke tempat pengumpulan atau pasar. Berlokasi di Banjar Dinas Margasari, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, PPKD, bersama TPK dan TPP Kecamatan Pupuan melakukan monitoring pelaksanaan Kegiatan Jalan Usaha Tani. Peningkatan jalan usaha tani memiliki dampak positif yang siginifikan bagi petani selaku pemanfaat, antara lain: Menurunkan biaya produksi, meningkatkan nilai jual karena hasil panen lebih cepat diangkut, sehingga kualitas terjaga dan harganya lebih tinggi, peningkatan produktivitas sebab Jalan yang baik mempermudah akses pemupukan dan perawatan, yang ujungnya meningkatkan hasil perkebunan, peningkatan aksesibilitas karena mengubah jalan tanah yang sulit dilalui (terutama saat hujan) menjadi jalan yang dapat dilalui kendaraan.

Peningkatan Jalan Usaha Tani di Banjar Dinas Margasari, Desa Pujungan melalui APBDesa Tahun 2026 yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp. 90.621.000, dengan volume 720 meter melibatkan pekerja lokal sekaligus pemanfaat, dengan 2 orang tukang dan 5 orang pekerja, di kerjakan swakelola sesuai dengan rencana kerja, spesifikasi teknis dan RAB yang sudah ditentukan serta adanya papan kegiatan.  Berdasarkan hasil wawancara oleh TPP Kecamatan Pupuan, masyarakat selaku pemanfaat Jalan Usaha Tani sangat berterima kasih kepada Pemerintah atas bantuan Dana Desa sehingga peningkatan Jalan Usaha Tani bisa terlaksana yang selama ini di tunda kegiatannya, besar harapan masyarakat agar Dana Desa bisa terus diperoleh karena masih banyak jalan yang perlu diperbaiki.

#TPPBerdampak
#DesaMajuUntukIndonesia

Selasa, 28 April 2026

FASILITASI DAN PEMBINAAN BUMDESA KABUPATEN TABANAN

 

Pupuan, 29 April 2026 - Bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Pupuan dilaksanakan Fasilitasi dan Pembinaan BUMDesa/BUMDesma se-Kecamatan Pupuan yang dihadiri oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Tabanan dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TAPM) Kabupaten Tabanan, Pihak Kecamatan Pupuan, Direktur BUMDesa se -Kecamatan Pupuan dan Pendamping Desa.

Kegiatan ini dilaksanakan guna sinkronisasi data keuangan/pelaporan BUMDesa/BUMDesma sebagai gambaran kondisi riil BUMDesa/BUMDesma, serta terkait kegiatan yang wajib segera harus diselesaikan yaitu Pemeringkatan BUMDesa/BUMDesma Tahun 2026. 


Rabu, 22 April 2026

Tinjauan Lapangan dan Pengukuran Penambahan Gudang Pengolahan Sampah Anorganik

 


Pada hari Rabu tanggal 1 April 2026, telah dilaksanakan kegiatan tinjauan lapangan sekaligus pengukuran untuk rencana penambahan gudang pengolahan sampah anorganik. Kegiatan ini melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), serta para pekerja yang nantinya akan bertugas dalam proses pembangunan.

Tinjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi serta melakukan pengukuran secara langsung guna mendukung perencanaan pembangunan yang tepat dan efisien. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan kondisi lahan, penentuan titik bangunan, serta diskusi teknis pelaksanaan proyek.

Perbekel dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar pembangunan gudang pengolahan sampah anorganik ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi msyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah yang lebih tertata dan ramah lingkungan.

Sementara itu, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bersama para pekerja juga melakukan koordinasi terkait teknis pembangunan agar pelaksanaan nantinya sesuai dengan rencana yang telah disusun.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan proses pembangunan gudang sampah anorganik dapat segera dimulai dan selesai tepat waktu, sehingga mampu mendukung peningkatan kebersihan serta pengelolaan lingkungan desa.

Penulis, Wayan Nopiani